Selasa, 24 November 2009

Resensi Karya Siswa

CINTA DALAM KEMELUT

Judul Novel : Cinta Dalam Kemelut

Nama Pengarang : V. Ladonna

Tempat Penerbitan : Sinar Matahari, Jakarta

Tahun Penerbitan : 2005

Tebal Novel : 128 halaman

Novel yang berjudul Cinta Dalam Kemelut“ karya V. Ladonna ini bercerita tentang seorang gadis yang bernama windiarti yang mempunyai pacar bernama hastomo sejak kelas 1 SMA. Windiarti sangat cantik, tapi dalam kehidupannya sangat sederhana, ia tinggal bersama kedua orang tuanya dan dua adiknya laki-laki dan perempuan. Sedangkan hastomo juga sangat tampan dan dalam kehidupannya ia sangat tercukupi dan ia adalah anak tunggal di keluarganya.

Cinta kedua pasangan ini sangat besar hingga hubungan ini berlanjut sampai hastomo kuliah di Universitas Indonesia jurusan teknik elektro di jakarta. Ayahnya windiarti mennggal saat hastomo di terima di Universitas, sehingga saat itu dalam kesedihan dan kebahagiaan namun walaupun seperti itu cinta mereka sudah terpatri di hatinya masing – masing.

Setelah beberapa tahun mereka berhubungan hingga windiarti lulus sma dan bekerja karena harus menjadi tulang punggung dalam keluarganya. Widiarti berkerja disebuah perusahaan besar ditempat ayahnya dahulu bekerja, disana widiarti bertemu dengan arnold anak dari pemilik perusahaan dan arnold kelihatanya sangat menyukai windiarti .

Dirumah ibu windiarti membuka usaha warung kecil–kecilan yang kelihatanya mulai membaik meskipun hutang–hutang di keluarganya belum lunas, dan modal uasaha tersebut adalah dari arnold. Ibu windiarti sangat menyukai arnold sehingga windiarti disuruh menikah dengan arnol dan agar kehidupanya bisa membaik dan hutang–hutangnya terlunasi. Namun windiarti bingung karena di samping itu windiarti sudah punya pacar yang sekarang kuliah di Universitas di Indonesia.Tapi dia tidak peduli dengan semua itu , karena ekonomi dirumah sangat sulit. Windiarti selalu dipaksa ibunya untuk menikah dengan arnold dan diapun selalu menolaknya, hingga ibunya sakit dan windiarti mau menikah dengan arnold.

Setelah Windiarti menikah dengan Arnold, Hastomo pun mengetahuinya dan dia sangat kecewa dengan windiarti. Hati Hastomo sangat hancur, ia tak mau lagi untuk bertemu dengan windiarti yang telah menghianati cintanya sendiri. Ibu windiarti mengetahui bahwa hastomo sangat kecewa dengan windiarti dan dia pun selalu bersedih di rumahnya sehingga membuat hati ibunya iba dan sadar bahwa apa yang telah ia lakukan telah salah dan menyakiti hati anaknya dan pasangannya kemudian ibunya minta maaf dan memohon untuk kembali dengan kekasihnya yaitu Hastomo. Namun, Hastomo sudah terlanjur kecewa dan benci dengan windiarti,ia tak mau lagi bertemu dengan windiarti tapi ada salah satu teman windiarti yaitu rara yang menyadarkan dan menceritakan kejadian yang sebenarnya terjadi dikehidupan windiarti selama di tinggal kuliah. Dan hastomo pun mengerti dan sadar .

Kemudian hastomo menemui dia dan mengucapkan kata maaf dan diapun seperti itu. Yang lebih baik menghianati cintanya arnold dari pada menghianati cintanya sendiri yang selalu hadir dalam kegelisahanya. Dan ia sadar bahwa harta bukanlahlah segalanya. Merekapun akhirnya menikah setelah hastomo sudah bisa berkerja sendiri dengan hasil upayanya tanpa kedua orang tuanya yang kaya dan merekapun hidup bahagia.

Tema novel ini menarik, kisahnya menyedihkan sekaligus mengharukan karena dalam cerita tersebut dikisahkan seorang gadis yang pernah akan meninggalkan cinta sejati karena ingin balas budi dan demi menuruti keinginan ibunya yang ingin menikahkannya dengan orang kaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang kurang tercukupi. Sementara, kronologi ceritanya menggunakan alur maju. Semua bagian cerita dalam novel ini tidak mengait-kaitkan kehidupan dahulu, atau menulang-ulang kembali kisah yang sudah terjadi.

Penggambaran watak masing-masing pelakunya sangat jelas, seperti Windiarti mempunyai watak yang pendiam, sabar, dan penurut. Hastomo mempunyai watak yang sabar, pemarah, dan pengertian. Arnold mempunyai watak yang keras, pemarah, egois, dan ingin selalu menang sendiri.. Ibu windiarti mempunyai watak yang sabar dan keras.

Dalam menuturkan kisahnya, pengarang menggunakan laras bahasa yang tidak asing dengan bahasa kaum remaja dalam kehidupan sehari-hari, yakni bahasa yang sering dikatakan sebagai bahasa gaul anak muda. Penggunaan bahasa seperti ini menjadikan novel ini secara psikologis cepat akrab dengan calon pembacanya, yakni para remaja.

Melalui kisah novel ini, seolah pengarang hendak mengingatkan pembaca akan dua hal, yaitu pertama, cinta memang dapat mengalahkan semua semua kekuatan yang menentangnya, namun cinta juga bisa membuat hati kita hancur dan tiada daya lagi. Kedua, harta semua kekayaan bukanlah segalanya dalam kehidupan kita.

Cerita dalam novel ini mengasyikkan untuk dinikmati. Bisa juga dinikmati di saat-saat kita senggang untuk memperkaya khasanah pengetahuan kita tentang permasalahan sekitan percintaan anak muda. Oleh karena itu, menurut penulis tidak ada salahnya jika novel ini dijadikan koleksi novel pribadi di rumah. Bagi yang belum membaca, sebaiknya segera menghubungi toko-toko buku terdekat. Siapa tahu stoknya hampir habis. Semoga bermanfaat.

Oleh :

Yesi Asmarani dan Nur Ratri Laksmi (XI IPA 2)

SMA NEGERI 1 TEGALDLIMO Tapel 2009/2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar